Tema cinta adalah tema yang sangat besar, begitu besarnya
sehingga begitu banyak orang yang berusaha mengartikan kata cinta, dengan
definisi definisi yang rupa-rupa berbeda.
Penulisan ini dikarenakan saya sangat menyadari kalau cinta
adalah kebutuhan mutlak manusia, karena begitu dibutuhkan, iblis tidak
segan-segan untuk membuat cinta yang manipulatif, sehingga dengan bertamengkan
kata cinta banyak orang merusak kehidupan yang berharga, melakukan kebejatan,
rusak moral, begitu nista, dan juga tidak jarang yang rela menyakitkan diri
bahkan sampai mati untuk sebuah kata cinta.
Kali ini saya akan sebisa mungkin mensharingkan dengan
alkitab sebagai standardnya dan berharap semoga kita semua dapat menyelami arti
cinta yang sesungguhnya, yang betul-betul Tuhan ajari yang indah tak
terkecewakan.
ket: cinta sejati yang ditulis kali ini dalam konteks
pasangan hidup
Mencari dan menemukan cinta sejati
Mengapa perlu dicari dan ditemukan, karena cinta sejati
adalah sosok yang ada dalam pribadi tertentu artinya sosok cinta sejati itu
tidak ada dalam semua orang, sekalipun ada seorang yang membuat kita saling
suka, sreg dengan hati kita. Nah mengapa cinta sejati ini bukan adalah setiap
orang yang sekalipun saling suka dan sreg dengan hati kita, maka kita akan
melihat perkataan Tuhan “kasihilah sesamamu seperti kamu mengasihi dirimu
sendiri”. Mengasihi sesama dan mengasihi diri sendiri adalah suatu hal yang tidak
bisa dipisahkan, ketika seorang tidak mampu mengemban tugas ini yaitu
“mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri”, maka kasih/cinta yang akan
diberikannya itu adalah typical yang mengorbankan korban, maksudnya mustahil
jika seorang bisa mencintai cintaannya tanpa dia terlebih dahulu mengasihi
dirinya sendiri, karena kalau dia memberi cinta namun tidak mencintai dirinya
dahulu, maka akan ada korban dalam hubungan cinta tersebut.
Utamakanlah Tuhan dalam hidup anda, seorang cinta sejati
adalah orang yang telah mencintai Tuhan terlebih dahulu. Orang yang telah
mencintai Tuhan telah menerima cinta dari Tuhan sehingga dia bisa mencintai
Tuhan, Tuhan menginginkan segala kebaikan untuk anak-anakNya, segala kebaikan
yang diinginkan Tuhan terhadap anak-anakNya akan menjadi dasar pijak yang kuat
untuk seorang cinta sejati
“janganlah kamu menjadi pasangan yang tidak seimbang”, itu
sebabnya sekalipun kita sreg dengan seseorang, maka belum tentu orang itu
adalah sosok cinta sejatinya kita..
Banyak orang-orang yang terjebak dalam situasi ini, banyak yang
terjebak dengan perasaan yang mendalam, banyak yang saling mencintai meskipun
pacarnya bukan orang percaya, bahkan lebih parah lagi banyak yang saling
mencintai meskipun hubungan pacarannya sangat nista, dan amoral, sebenarnya ini
adalah bentuk cinta yang bukan diajarkan Tuhan, cinta Tuhan begitu berbeda
dengan cintanya menurut dunia ini, cinta Tuhan selalu membawa kebaikan,
sedangkan cinta dunia membawa kerusakan, kerusakan tersebut mencakup kerusakan
hubungan kita dengan Tuhan, dengan sesama manusia, dengan lingkungan, dan cepat
atau lambat juga akan merusakan diri sendiri.
Untuk mendapatkan cinta sejati, maka kita perlu menjadi
cinta sejati juga, maka point berikut ini adalah mencoba mengenali diri
sendiri, renungkanlah baik-baik apakah anda adalah orang yang layak dicintai,
saya ulangi kalimat ini “seorang ingin memberi cinta, namun apa yang bisa ia
beri kalau dia sendiri tidak punya cinta…” dalam hal ini saya bukan sedang
membicarakan hal yang bersifat materi, namun saya ingin supaya kita bersama-sama
sebelum merenungkan cintaan kita, terlebih dahulu kita merenungkan tentang diri
kita, tanyakanlah pada diri kita sendiri “apakah aku sudah bahagia?” pertanyaan
ini akan menjadi point penting yang menentukan apakah anda akan menjadi sosok
cinta sejati atau bukan. Mengapa begitu penting? Karena kalau anda tidak mampu
bahagia dengan diri anda sendiri, maka sebenarnya anda adalah orang yang tidak
layak dicintai. Ketika anda mendapatkan pasangan, anda bukan memintanya untuk
membahagiakan anda, namun anda harus membagi kebahagiaan anda kepadanya seiring
bergantian hingga saling melengkapi, inilah yang namanya saling menutupi
kekurangan dan memberikan kelebihan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar